Saksi Sejarah di Atas Bukit Menumbing

Apa arti pulau Bangka bagi Indonesia? Mungkin tak banyak yang ingat, tapi pulau kecil ini turut menjadi latar dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia.

Saat kami ke Bangka, kami menyempatkan berkunjung ke Pesanggrahan Menumbing di kota Muntok, bagian Barat pulau Bangka. Tempat yang juga sering disebut Wisma Menumbing ini merupakan tempat Ir. Soekarno dan beberapa tokoh penting lainnya diasingkan.

Perjalanan menuju Muntok memakan waktu 3 jam dari Pangkal Pinang. Saat memasuki kota Muntok, suasananya sepiiii.. Padahal kota ini pernah menjadi kota paling ramai di masa lalu, karena industri timah yang maju saat itu.

Terlihat sepanjang jalan banyak bangunan bergaya kolonial. Sayangnya kebanyakan tidak terawat dan nyaris hancur. Padahal bentuknya bagus-bagus sekali 😦

Dari pusat kota Muntok menuju bukit Menumbing cukup dekat. Tidak sampai 1 jam kami sudah sampai di pintu masuk bukit Menumbing. Sepanjang jalan hanya ada padang terbuka dengan pepohonan jarang-jarang. Bayangkan di masa lalu ketika para tokoh perjuangan dibawa kesini…

Sebelum naik menuju wisma Menumbing, petugas menyuruh kami untuk menunggu. Alasannya karena jalan menuju atas bukit hanya cukup untuk 1 mobil, jadi harus bergantian dengan mobil yang akan turun.

Tak lama kami pun diperbolehkan untuk naik. Bukit setinggi 355 mdpl ini jalannya cukup curam dan berbelok-belok. Disini pepohonan masih rimbun, beberapa kali juga terdengar suara burung dan monyet. Bukit Menumbing memang masih cukup terjaga keasriannya.

Sekitar 15 menit, kami pun tiba di Pesanggrahan Menumbing. Di dalam bangunan utama, terdapat beberapa memoribilia dan  furnitur -yang entah asli atau bukan-.

Disini juga dipamerkan mobil Ford De Luxe 8 yang membawa Bung Karno dan tokoh lainnya ke Menumbing.

Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. Ag. Pringgodigdo, Komodor Surya Darma dan Mr. Assa’at diasingkan di Menumbing setelah beberapa kali dipindah dan dipencar-pencar. Meskipun menurut beberapa tulisan, masih belum jelas apakah tokoh-tokoh tersebut diasingkan disini atau di Wisma Ranggam, yang juga terletak di Muntok.

Di dinding dipajang foto tokoh-tokoh tersebut. Juga terdapat artikel dan surat-surat dari masa sebelum kemerdekaan. Termasuk surat dari Ir. Soekarno untuk sang istri. :”

Selain masuk ke dalamnya, jangan lupa untuk ke lantai atas bagian luar wisma. Dari sini kita bisa melihat pemandangan bukit Menumbing dari ketinggian. Di kejauhan terlihat pemandangan kota Muntok dan laut lepas.

Selagi melihat pemandangan dari atap wisma Menumbing, saya jadi membayangkan bagaimana para founding fathers saat dulu diasingkan Belanda disini. Terkurung di dalam wisma di atas bukit yang jauh dari peradaban. Tapi barangkali dalam proses pengasingan ini justru tumbuh gagasan-gagasan hingga akhirnya negeri ini merdeka.

Meski tidak sering disebutkan, nyatanya pulau Bangka juga bermakna besar dalam perjalanan Indonesia untuk merdeka. Bahkan di salah satu tulisan yang dipajang di dinding, saya menemukan puisi Bung Hatta:

“Di bawah sinar gemerlap terang cuaca
Kenang-kenang membawa kemenangan
Bangka, Djokjakarta, Djakarta
Hidup Pancasila, Bhineka Tunggal Ika”

*****

Selamat Hari Pahlawan – 10 November 2016

*****

Note:

  • Tiket masuk ke bukit Menumbing seharga Rp 2.500,-
  • Untuk menuju Pesanggrahan Menumbing harus menggunakan kendaraan pribadi atau ikut tur. Karena tidak ada angkutan umum yang menuju kesini.
  • Bukit Menumbing ditutup pukul 5 sore, jadi datanglah pagi sampai siang.
DCIM107GOPROGOPR3747.
Ruangan utama Pesanggrahan Menumbing
menumbing-2
Mobil yang dipakai untuk membawa Bung Karno

menumbing-3menumbing-4

menumbing-9.JPG
Sejarah Pesanggrahan Menumbing dan foto-foto wisma di masa lalu

DCIM107GOPROGOPR3778.

menumbing-7
Pemandangan dari atas wisma

menumbing-8

Iklan

Penulis: Adissa Mahani

A traveler who also happen to be a designer, writer, and animal lover.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s