Kiyomizu-dera ; Ratusan Tahun Mengawasi Kyoto

Note: As published on Tabloid RUMAH #330; some parts were omitted 🙂

Memasuki pertengahan musim panas, suasana liburan begitu terasa di kota Kyoto, Jepang. Pagi yang panas pun tak menyurutkan langkah para wisatawan pagi itu. Ya, kota Kyoto memang merupakan salah satu tujuan utama wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Di antara ratusan bangunan bersejarah di kota Kyoto, terdapat sebuah kuil kuno yang menjadi ikon kota Kyoto. Itulah Kiyomizu-dera, atau kuil Kiyomizu, sebuah komplek kuil berusia ratusan tahun. Tersembunyi di antara pepohonan, ia masih tetap  berdiri megah di kaki pegunungan Higashiyama, bagian Timur kota Kyoto.

kiyomizu2
Distrik Higashiyama dipenuhi wisatawan

Jalan menanjak distrik Higashiyama akan langsung mengantar Anda ke pintu masuk kuil Kiyomizu. Meskipun jaraknya tidak jauh dari pusat kota, kuil Kiyomizu berada di atas bukit dan dikelilingi hutan yang masih asri. Berkunjung ke kuil Kiyomizu, Anda pun akan dibawa menjelajah ke masa lalu.

Melihat sejarahnya yang panjang, maka tak salah jika kuil Kiyomizu disebut-sebut berumur lebih tua dibandingkan kota Kyoto sendiri. Saat ini kuil Kiyomizu merupakan salah satu simbol kota Kyoto dan tujuan wisata utama di Jepang. Kuil ini dinobatkan sebagai situs UNESCO World Heritage sejak 1994 dan salah satu dari 21 kandidat 7 Keajaiban Dunia yang baru.

kiyomizu1
Nio-mon dan Sai-mon, gerbang masuk komplek kuil Kiyomizu

Meskipun kuil Kiyomizu dibangun pada abad ke-8, komplek kuil yang ada sekarang merupakan hasil beberapa kali proses restorasi. Bangunan asli kuil Kiyomizu bertahan hingga tahun 1629, hingga kemudian rusak akibat bencana alam dan perang. Atas instruksi kaisar Tokugawa Iemitsu yang menjabat saat itu, renovasi Kiyomizu pun dimulai pada tahun 1633. Saat ini kuil Kiyomizu menjadi sebuah komplek kuil yang luas, dengan masih berlangsungnya restorasi di beberapa area.

kiyomizu6
Struktur kayu tanpa paku yang menopang bangunan utama

Komplek kuil Kiyomizu terdiri atas 20 bangunan,termasuk di dalamnya beberapa bangunan utama. Saat pertama memasuki komplek kuil Kiyomizu, Anda akan disambut gerbang Nio-mon dan Sai-mon. Kemudian di bagian dalam, terdapat pagoda Sanju no to yang menjulang tinggi, aula Asakura-do, menara bel Shoro, dan tentunya bangunan utama Hon-do. Dari bangunan utama, pagoda Koyasu-no-to terlihat dari kejauhan.

kiyomizu4
Koyasu no To yang letaknya terpisah dari bangunan lainnya

Selain itu, ada beberapa bangunan lain yang biasanya ditutup untuk publik, antara lain perpustakaan Sutra Kyodo, tempat peristirahatan Kaisan-do, dan gerbang Todoroki-mon. Di antara puluhan bangunan yang ada di komplek kuil Kiyomizu, terdapat satu bangunan utama yang menjadi daya tarik Kuil Kiyomizu. Hon-do, merupakan aula utama yang terletak di tengah-tengah komplek kuil.

kiyomizu5
Otowa no toki, tempat mengalirnya air terjun yang merupakan asal nama Kiyomizu-dera

Kuil Kiyomizu tak hanya menjadi bukti betapa Jepang menjaga kebudayaannya, namun juga sebuah bentuk harmonisasi antara arsitektur dan alam. Kuil ini bisa berdiri megah tanpa harus mengusik alam di sekitarnya. Pada akhirnya Kuil Kiyomizu bukan semata-mata tempat wisata yang bersejarah, ia menjadi saksi perubahan zaman, tersembunyi di pinggiran kota Kyoto menyaksikan zaman yang terus berubah.

HOW TO GET THERE
Dari Kyoto Station, pilih bus nomor 100 atau 206, lalu turun di halte terdekat ke kuil ini yaitu halte bus Gojo-zaka atau Kiyomizu-michi. Selain bus, Anda juga bisa memilih kereta bawah tanah untuk ke kuil ini. Kuil Kiyomizu berjarak 20 menit dari stasiun Kiyomizu-Gojo, jalur kereta Keihan Railway.

Iklan

Diterbitkan oleh

Adissa Mahani

A traveler who also happen to be a designer, writer, and animal lover.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s